Ketua Prodi Teknik Kimia ITI Dukung Pengembangan UMKM melalui Program Inkubasi C-More Tangsel 2026

Komitmen Institut Teknologi Indonesia (ITI) dalam mendukung pengembangan inovasi dan kewirausahaan kembali diwujudkan melalui keterlibatan Ketua Program Studi Teknik Kimia, Dr. Ir. Aniek Sri Handayani, M.T., I.P.M., sebagai pendamping tenant Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Tangerang Selatan pada kegiatan Inkubasi C-More Tangsel Tahun 2026.

Program inkubasi ini menjadi wadah strategis bagi para pelaku UKM untuk meningkatkan kapasitas usaha, mulai dari pengembangan produk, peningkatan kualitas produksi, penerapan teknologi tepat guna, hingga penyusunan strategi pemasaran yang berdaya saing. Sebagai pendamping, Dr. Aniek memberikan arahan dan pendampingan kepada tenant agar mampu mengembangkan produk yang lebih inovatif, berkualitas, serta memiliki nilai tambah yang mampu bersaing di pasar.

WhatsApp Image 2026-06-22 at 10.34.02 AM (1)

eterlibatan akademisi dalam program ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui transfer ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengalaman serta keahlian yang dimiliki di bidang teknik kimia diharapkan dapat membantu tenant UKM dalam mengoptimalkan proses produksi, meningkatkan efisiensi, serta menghasilkan produk yang memenuhi standar mutu.

Partisipasi Ketua Program Studi Teknik Kimia ITI dalam Program Inkubasi C-More Tangsel 2026 juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya UKM yang tangguh, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun global.

Melalui peran aktif dosen dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, ITI terus menunjukkan kontribusinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan penelitian, tetapi juga berkomitmen memberikan dampak nyata bagi kemajuan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.