Sharing Session Alumni Teknik Kimia ITI Bahas Dunia Kerja Engineer dan Kesiapan Kompetensi Lulusan
Tangerang Selatan — Program Studi Teknik Kimia Institut Teknologi Indonesia (ITI) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session Alumni Teknik Kimia yang mengangkat topik mengenai dunia kerja engineer dan kompetensi yang perlu dipersiapkan oleh mahasiswa Teknik Kimia sebelum memasuki dunia profesional. Kegiatan ini menghadirkan Awali Laksamana, S.T., alumni Teknik Kimia ITI sekaligus mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia ITI, sebagai narasumber.
Dalam sesi berbagi pengalaman tersebut, Awali Laksamana, S.T. memberikan gambaran mengenai peluang dan tantangan yang dihadapi lulusan Teknik Kimia di dunia kerja. Lulusan Teknik Kimia memiliki peluang untuk berkarier di berbagai bidang industri, mulai dari industri kimia, petrokimia, energi, pangan, farmasi, hingga industri manufaktur dan pengolahan.
Salah satu materi yang menjadi perhatian dalam sharing session adalah pentingnya penguasaan software engineering yang banyak digunakan dalam dunia industri. Mahasiswa diperkenalkan pada pentingnya kemampuan menggunakan perangkat lunak simulasi proses seperti Aspen HYSYS sebagai salah satu kompetensi pendukung dalam melakukan simulasi dan analisis proses industri. Penguasaan software tersebut diharapkan dapat membantu lulusan Teknik Kimia beradaptasi dengan kebutuhan industri yang semakin mengandalkan teknologi dan pemodelan proses.
Selain kemampuan teknis, narasumber juga menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis (critical thinking) dan problem solving. Dalam dunia kerja, seorang engineer tidak hanya dituntut untuk memahami teori dan mampu menggunakan software, tetapi juga harus mampu menganalisis permasalahan, mengidentifikasi akar masalah, mengevaluasi berbagai alternatif solusi, serta mengambil keputusan berdasarkan data dan pertimbangan teknis.
Pengalaman Awali Laksamana, S.T. sebagai alumni sekaligus mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia ITI memberikan perspektif yang dekat dengan mahasiswa. Sharing session ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh gambaran nyata mengenai transisi dari dunia perkuliahan menuju dunia profesional serta kompetensi yang perlu dipersiapkan sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Kimia ITI terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan teknis, kemampuan analitis, komunikasi, kolaborasi, dan pola pikir kritis yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan bekal tersebut, lulusan Teknik Kimia ITI diharapkan mampu menjadi engineer yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi berbagai tantangan di dunia kerja.

